<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>saniangbaka.org</title>
	<atom:link href="http://saniangbaka.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saniangbaka.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Jan 2010 08:03:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ketika Internet Menjelma Menjadi Sebuah Kekuatan</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2010/01/17/ketika-internet-menjelma-menjadi-sebuah-kekuatan/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2010/01/17/ketika-internet-menjelma-menjadi-sebuah-kekuatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 08:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andisaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaba dari Rantau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[http://padang-today.com/index.php?today=article&#38;id=1082
Akhir-akhir ini jumlah pengguna internet mengalami peningkatan yang sangat pesat. Pada bulan November yang lalu di salah satu gerai operator seluler di Kota Padang, diadakan pameran selama dua minggu dengan produk andalan mereka adalah ponsel layar lebar ala Blackberry dengan keypad QWERTY yang dijual dengan harga murah meriah, serta didukung oleh fitur yang memberikan kemudahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://padang-today.com/index.php?today=article&amp;id=1082">http://padang-today.com/index.php?today=article&amp;id=1082</a></p>
<p>Akhir-akhir ini jumlah pengguna internet mengalami peningkatan yang sangat pesat. Pada bulan November yang lalu di salah satu gerai operator seluler di Kota Padang, diadakan pameran selama dua minggu dengan produk andalan mereka adalah ponsel layar lebar ala <em>Blackberry</em> dengan keypad QWERTY yang dijual dengan harga murah meriah, serta didukung oleh fitur yang memberikan kemudahan dalam akses internet plus aplikasi facebook. Ternyata diluar dugaan penggemarnya membludak, bahkan saking banyaknya peminat pembeli terpaksa <em>indent</em> untuk mendapat ponsel tersebut. Karena tingginya peminat sampai saat ini suasana di gerai tersebut setiap hari layaknya pameran yang selalu ramai dikunjungi oleh pembeli. Keberadaan warnet juga mengindikasikan dari perkembangan pengguna internet. Warnet yang selama ini hanya berada di kota-kota besar terutama di lingkungan kampus, saat ini sangat mudah ditemui dan bahkan sudah menjamur sampai ke pelosok desa.</p>
<p><span id="more-182"></span>Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna, internet pun mengalami pengayaan fungsi. Dengan tingkat sebaran informasi yang tinggi internet tumbuh menjadi sebuah kekuatan penggerak massa yang ampuh dalam menggalang solidaritas atau dukung mendukung terkait dengan isu-isu sensitif yang beredar di masyarakat. Terutama bagi para pencari keadilan maupun politisi seperti yang terjadi belakangan ini, baik dalam hal penegakan hukum, maupun kampanye.</p>
<p>Email dan facebook ‘salah satu situs jejaring sosial yang saat ini paling banyak digunakan, selain friendster, twitter dll’ merupakan sarana yang paling banyak digunakan oleh para <em>netter</em> (pengguna internet) dalam menjalankan aksinya.</p>
<p>Kemenangan Barack Obama dalam pemilihan presiden Amerika beberapa waktu yang lalu juga tidak terlepas dari kejelian tim suksesnya dalam mamanfaatkan internet (dalam hal ini penggunaan email dan facebook) sebagai salah satu sarana dalam menggalang dukungan dari calon pemilih.</p>
<p>Di Indonesia aksi ini mulai marak sejak beredarnya kasus Pencemaran Nama Baik yang diadukan oleh menimpa RS Omni Internasional terhadap Prita Mulyasari. Kasus ini sendiri bermula dari email yang dikirimkan oleh Prita kepada salah seorang temannya terkait dengan buruknya pelayanan yang diterimanya dari pihak rumah sakit, dan berbuntut dengan ditahannya Prita oleh pihak berwajib.</p>
<p>Di Internet ada sebuah fasilitas yang bernama <em>mailing list</em> (<em>milis</em>). <em>Milis</em> adalah group atau kelompok diskusi dalam internet dimana setiap orang bisa berlangganan dan ikut serta didalamnya dengan menggunakan email.  <em>Milis</em> dibuat atas dasar persamaan hobi, latar belakang, daerah, pekerjaan dll. Siapa saja yang mempunyai email bisa bergabung pada sebuah <em>milis</em>.</p>
<p>Setiap seseorang mengirim email ke alamat <em>milis</em>, otomatis seluruh anggota akan menerima email tersebut dan memiliki kebebasan untuk menanggapi atau membalasnya. Sebuah <em>milis</em> bisa saja mempunyai anggota ratusan, ribuan, bahkan jutaan orang. Dan seseorang bisa menjadi anggota dari beberapa <em>milis</em> sekaligus. Bagaimana kalau beberapa orang dari anggota <em>milis</em> tersebut mengirimkan lagi email yang diterimanya ke <em>milis</em> lain yang diikutinya dan begitu seterusnya. Bisa dibayangkan berapa banyak orang yang akan membaca email tersebut.</p>
<p><em>Milis</em> inilah yang menjadi pangkal permasalahan kasus Prita. Email yang dikirim Prita di <em>forward</em> ke sebuah <em>milis</em>, yang akhirnya menyebar kemana-mana. Sehingga pihak RS Omni melaporkan Prita ke pihak berwajib, dengan sangkaan pencemaran nama baik. Dan berbuntut terjeratnya Prita dengan Undang-Undang ITE pasal pencemaran nama baik. Selama proses persidangan pun aksi penggalangan dukungan/solidaritas untuk Prita terus bergulir, baik melalui email maupun facebook.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya juga mengalami nasib yang hampir sama dengan Prita. Perihal keteledoran staf administrasi salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Pulau Jawa dalam memproses berkas lamaran yang saya kirimkan. Saya sudah coba menanyakan permasalahan tersebut via email, maupun langsung melalui telepon ke bagian administrasinya, akan tetapi tidak ada penyelesaian yang berarti, malah saya disuruh mendaftar ulang dan membayar kembali uang pendaftaran.</p>
<p>Akhirnya pada email yang terakhir yang saya kirim, selain ke bagian administrasi, cc (tembusan)nya juga saya kirimkan ke email rektor, ketua program studi, dan Kabag Administrasi perguruan tinggi tersebut. Dalam hal ini secara tidak langsung saya mencoba mencari dukungan dari pimpinan dan para pengambil kebijakan di Universitas tersebut agar memberikan tekanan kepada bawahannya untuk menyelesaikan permasalahan yang saya hadapi.</p>
<p>Hasilnya luar biasa, email selain permintaan maaf, saya tidak perlu lagi mendaftar ulang dan membayar uang pendaftaran dan berkas lamaran saya otomatis akan diproses pada semester berikutnya karena proses seleksi untuk semester ini telah berakhir.</p>
<p>Aksi dukung mendukung di facebook merupakan yang paling marak terjadi. Kasus yang paling menghebohkan adalah terkait dengan penahan petinggi KPK, Bibit Waluyo dan Chandra M Hamzah. Melalui “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Bibit waluyo dan Chandra M Hamzah”, Kasus yang mencoreng muka kejaksaan dan kepolisian ini mampu menggalang dukungan satu juta orang hanya dalam waktu seminggu. Begitu juga dengan aksi “Dukung Luna Maya Melawan Arogansi Infotainment” yang sampai saat ini telah mampu mengumpulkan sekitar enam puluh ribu dukungan. Dan Aksi ‘Koin Untuk Prita ‘yang juga mampu meraih dukungan dari puluhan ribu <em>netter.</em></p>
<p>Masih di Facebook dan sedikit konyol adalah gerakan “DUKUNG HENDRI MULYADI untuk SEPAK BOLA INDONESIA yang LEBIH BAIK” tidak sampai satu minggu telah mampu mengumpulkan dua puluh lima ribu anggota di facebook. Seperti kita ketahui Hendri Mulyadi adalah pemain ke dua belas PSSI pada saat pertandingan sepakbola antara PSSI melawan Oman di Gelora Bung Karno pada tanggal 6 Januari 2010 yang lalu.</p>
<p><em>Facebook</em> situs dengan domain http://www.facebook.com ini didirikan pada tahun 2004 oleh Mark Elliot Zuckerberg, yang  pada saat itu masih menyandang status mahasiswa di Harvard University. Hanya dalam waktu lima tahun keberadaannya, pengguna facebook mampu menembus angka 200 juta. Jauh melampaui para pendahulunya, seperti friendster atau twitter.</p>
<p>Layaknya jaring laba-laba perkembangan nya sangat luar biasa, karena situs ini memfasilitasi seseorang untuk mengajak, mengusulkan dan mencari orang lain untuk menjadi teman. Teman dari teman pun bisa dilihat dan diajak untuk berteman. Tak jarang orang yang telah berpisah dalam jangka waktu lama bisa bertemu kembali melalui situs ini.</p>
<p>Dengan jaringan yang tersebar begitu luas, penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Tidak mengherankan kalau “Gerakan 1.000.000 Facebooker’s Untuk Pembebasan Bibit Waluyo dan Chandra M Hamzah”, mampu menembus angka satu juta hanya dalam waktu satu minggu.</p>
<p>Melihat kenyataan diatas keberadaan internet saat ini telah berhasil dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat berdomokrasi untuk menyalurkan aspirasinya yang selama ini tersumbat. Penyaluran aspirasi melalui media massa, seperti kolom pengaduan konsumen maupun surat pembaca, masih terlalu sulit diharapkan. Terbatasnya kolom dan rendahnya minat masyarakat untuk menulis menjadi kendala utamanya.</p>
<p>Demonstrasi sebagai salah satu sarana dalam berdemokrasi tidak lagi seramai pada awal-awal reformasi. Orang akan berfikir sejauhmana manfaat yang didapatnya seandainya ikut turun kejalan. Ditambah lagi dengan maraknya demo-demo tandingan, sehingga potensi konflik menjadi semakin tinggi. Pada akhirnya orang lebih memilih jalan aman untuk menumpahkan uneg-uneg yang selama ini tidak tersalurkan. Internet dengan segala daya tarik dan kemudahan yang ditawarkannya hadir memberikan solusi, hanya melalui handphone maupun komputer yang terkoneksi ke internet plus biaya murah, aspirasi sudah bisa tersalurkan tanpa perlu lagi berpanas-panas dan berteriak-teriak turun kejalan.</p>
<p>Dalam kasus Luna Maya misalnya, kasus penghinaan yang diadukan oleh pekerja infotainment, berawal dari kata-kata kotor yang dilontarkan oleh Luna Maya perihal tayangan Infotainment di Twitter. Secara logika sebagai seorang <em>public figure</em> tentu Luna Maya tidak sepantasnya mengeluarkan kata-kata tersebut. Akan tetapi justru Luna Maya lah yang dapat dukungan, dengan munculnya “Dukung Luna Maya Melawan Arogansi Infotainment” di <em>facebook</em>. Semua itu tidak terlepas dari keresahan masyarakat terhadap tayangan Infotainment yang isinya tidak lebih dari sekedar gosip daripada pemberian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Akhirnya ketika kasus ini mencuat, maka mengalirlah dukungan untuk mengecam infotainment di internet. Tidak sampai di dunia maya saja, kasus ini berlanjut dengan keluarnya fatwa MUI terkait dengan keberadaan infotainment.</p>
<p>Setali tiga uang dengan kasus Luna, aksi “DUKUNG HENDRI MULYADI untuk SEPAK BOLA INDONESIA yang LEBIH BAIK”. Pemuda nekat ini seharusnya mendapat hujatan dari masyarakat karena telah mengganggu jalannya pertandingan, dan dapat dipastikan akibat perbuatannya PSSI mendapat hukuman dari FIFA. Tapi apa lacur, kenyataannya masyarakat justru mendukung Hendri. Semua itu disebabkan karena kekecewaan masyarakat sepakbola Indonesia yang sudah menumpuk-numpuk terhadap pengurus PSSI, akibat anjloknya prestasi Timnas. Sehingga kasus Hendri ini jadi momen bagi mereka untuk menumpahkan kekecewaannya.</p>
<p>Mungkin ada atau tidaknya pengaruh dari aksi-aksi tersebut masih diperdebatkan. Namun dengan tingginya akselerasi dari email maupun situs jejaring sosial, dan melihat <em>ending</em> dari beberapa kasus yang ada, misalnya kasus Prita,  Bibit-Chandra, maupun Luna Maya, yang berakhir sesuai dengan apa yang diharapkan oleh para <em>netter, </em>bukan tidak mungkin internet menjelma menjadi sebuah kekuatan baru  dalam aksi penggalangan dukungan/solidaritas dari masyarakat<em>. </em>Karena tidak jarang aksi di dunia maya berlanjut ke dunia nyata<em>. </em>Seperti aksi pengumpulan uang koin untuk Prita. Yang mampu mengumpulkan sumbangan sampai 1 Milyar dari target yang pada awalnya hanya 204 juta,</p>
<p>Dan patut juga diingat aksi dukung mendukung di internet cukup mendapat perhatian dari media massa, baik cetak maupun elektronik. Bahkan beberapa stasiun TV, sudah memanfaatkan facebook dan twitter untuk menjaring suara pemirsa.</p>
<p>Bagi para pencari keadilan, tidak ada salahnya mencoba mencari dukungan di internet ataupun untuk kegiatan kampanye. Tentunya dengan tetap memperhatikan etika dan norma yang berlaku di masyarakat. Dengan lebih mengedepankan sopan santun dan disalurkan secara tepat, karena kalau tidak bisa-bisa kita terjerat Undang-Undang ITE seperti kasus yang menjerat Prita Mulya Sari.</p>
<p>*) Penulis adalah Tenaga Kependidikan FISIP Universitas Andalas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2010/01/17/ketika-internet-menjelma-menjadi-sebuah-kekuatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerakan 1000 Facebooker&#8217;s Dukung Wali Nagari Mundur Upaya Generasi Muda Memelihara Nagari</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2010/01/01/gerakan-1000-facebookers-dukung-wali-nagari-mundur-fiktif-dan-menghasut/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2010/01/01/gerakan-1000-facebookers-dukung-wali-nagari-mundur-fiktif-dan-menghasut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 05:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mambangun Nagari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Padang, Saniangbaka.org. Pagi ini, Admin menerima telpon dari DPP IWS, untuk meminta bantuan berkaitan dengan suatu gerakan di Facebook yang dianggap meresahkan dan tidak memberikan solusi bagi perbaikan nagari Saniangbaka. Kebetulan pagi ini semua pengurus DPP IWS berkumpul sehubungan dengan adanya musibah di komunitas warga Minang di Jakarta.

DPP IWS menilai, bahwa aktifitas yang dilakukannya bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Saniangbaka.org. </strong>Pagi ini, Admin menerima telpon dari DPP IWS, untuk meminta bantuan berkaitan dengan suatu gerakan di Facebook yang dianggap meresahkan dan tidak memberikan solusi bagi perbaikan nagari Saniangbaka. Kebetulan pagi ini semua pengurus DPP IWS berkumpul sehubungan dengan adanya musibah di komunitas warga Minang di Jakarta.</p>
<h3><span><span id="more-167"></span></span></h3>
<p>DPP IWS menilai, bahwa aktifitas yang dilakukannya bukan memberikan solusi, malah memperkeruh suasana, ditengah semua jajaran DPP dan DPC IWS  berusaha mencarikan solusi terbaik bagi nagari dan fatalnya lagi semua orang akan dengan mudah menilai jelek nagari Saniangbaka, yang selama ini kita tengah berusaha memperbaikinya.</p>
<p>Setelah melakukan tracking, pada akhirnya kita menemukan dan mendapatkan gambaran bagaimana sesungguhnya gerakan ini, melihat banyaknya aktifitas pemerintahan nagari yang tidak lagi berjalan sesuai harapan (&#8220;sejauh ini kami belum mendapatkan data yang valid tentang &#8220;), dan hal ini juga telah dibahas di Majalah Saran edisi terbaru.</p>
<p>Oleh sebab itu kemudian Admin mencoba bergabung dalam komuniktas ini untuk mendalami dan mendapatkan informasi lebih jauh tentang gerakan ini, dan setelah berdiskusi banyak dengan beberapa anggota, akhirnya kita dapat memaklumi lahirnya gerakan ini.</p>
<p>Namun bukan berarti kita menyetujui komentar yang bersifat mencaci, mencela dan memaki, karena itu bukanlah perilaku kita sebagai orang yang beradab dan berbudaya. oleh karena itu kepada seluruh komunitas ini, cobalah anda berfikir lebih jernih lagi, hindarilah komentar-komentar yang akan berdampak buruk terhadap nama baik nagari kita di dunia maya.</p>
<p>Saya menyarankan, sebaiknya berikanlah solusi terbaik buat nagari, bukan menghembuskan nafas tak sedap di dunia maya, itu artinya anda menepuk air di dulang&#8230;yang basah diri kita sendiri. Hingga saat ini semua komunitas perantau tengah berfikir keras untuk memperbaiki semua permasalahan di nagari kita, saya kuatir justru isu yang di hembuskan di group ini akan menjerat kaki anda sendiri.</p>
<h3><span>Saya sangat setuju menjadikan nagari Saniangbaka terbebas dari korupsi, tapi kita lakukan dengan cara yang bijak, tanpa mencermarkan dan mengorbankan nama baik nagari di dunia maya.</span></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2010/01/01/gerakan-1000-facebookers-dukung-wali-nagari-mundur-fiktif-dan-menghasut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wali Nagari Dasrizal Chandra Bahar</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/12/10/wali-nagari-dasrizal-chandra-bahar-dikutip-dari-majalah-saran/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/12/10/wali-nagari-dasrizal-chandra-bahar-dikutip-dari-majalah-saran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 08:50:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phoenix83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mambangun Nagari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh majalahsaran di/pada November 30, 2009


“Kami Melakukan Penggeseran”
Mensiasati sering tersendat cairnya dana dari atas (Pemkab), Wali Nagari Dasrizal Chandra Bahar melakukan kebijakan ‘penggeseran‘, yaitu peng­alihan penggunaan keuangan. Di antara yang sempat kena pengalihan itu adalah Anggaran Pembangunan Gapura perbatasan dengan Sumani.
Dalam percakapan telepon de­ngan Yudi dari Majalah Saran, di­se­butkan bahwa pembangunan gapura itu sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ditulis oleh <a href="http:///">majalahsaran</a> di/pada November 30, 2009</p>
<div>
<div>
<p><strong>“Kami Melakukan Penggeseran”</strong></p>
<p>Mensiasati sering tersendat cairnya dana dari atas (Pemkab), Wali Nagari Dasrizal Chandra Bahar melakukan kebijakan ‘penggeseran‘, yaitu peng­alihan penggunaan keuangan. Di antara yang sempat kena pengalihan itu adalah Anggaran Pembangunan Gapura perbatasan dengan Sumani.</p>
<p>Dalam percakapan telepon de­ngan Yudi dari Majalah <strong>Saran</strong>, di­se­butkan bahwa pembangunan gapura itu sudah dianggarkan sebanyak Rp 25 juta dalam dua tahun anggaran (2008-2009).”Yang sudah terpakai untuk gapura itu seba­nyak Rp 10 juta,” jelas Dasrizal. Jadi, sisa­nya yang Rp 15 juta itulah yang sudah terpakai untuk keperluan lain. “Kami mela­kukan pergeseran, dan itu untuk menye­lamatkan nyawa kami pula,” ujarnya.</p>
<p>Penjelasan itu disampaikan untuk menjawab banyaknya pertanyaan di tengah masya­rakat tentang kenapa ga­pura yang sudah lama di­bangun itu belum juga selesai.<span id="more-164"></span></p>
<p>Lebih lanjut Dasrizal me­maparkan tentang ke­ter­sen­datan cairnya dana itu bisa sampai 6 bulan. Kondisi itulah katanya yang mem­buat dia harus melakukan kebijakan ‘pengge­seran‘ tersebut. “Sekarang saja gaji kami belum turun sejak bulan Juni lalu,” tambahnya.</p>
<p>Tidak dijelaskan kenapa ke­tersendatan gaji yang hanya sampai enam bulan tetapi proyeknya ter­bengkalai sampai dua tahun. Apa­lagi kabarnya pembangunan gapura itu baru berbentuk tiang fondasi.</p>
<p>Ketika ditanyakan mengenai kebijakan pengalihan anggaran tersebut kepada salah satu Pengurus Badan Musyawarah Nagari (BMN), disebutkan bahwa pengalihan per­untukan anggaran itu hanya bisa dilakukan bila sudah dibahas dan mendapat persetujuan BMN.</p>
<p>Sepertinya bagi Dasrizal hal tersebut tidak masalah, yang penting semuanya bisa dipertanggungja­wabkan. “Toh semua ada kwitansinya di Bendahara,” jelasnya lagi. Diapun mempersilahkan pihak yang berkepen­tingan untuk meme­riksa semuanya. Ha­nya saja dia mengaku pertanggung jawaban­nya bukanlah kepada masyarakat, tetapi ke­pada Bawasda. 1  <strong>(Yd)</strong></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/12/10/wali-nagari-dasrizal-chandra-bahar-dikutip-dari-majalah-saran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Saniangbaka.org migrasi ke WordPress v.2.8.4-ID</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/11/06/akhirnya-saniangbaka-org-migrasi-ke-wordpress-v-2-8-4-id/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/11/06/akhirnya-saniangbaka-org-migrasi-ke-wordpress-v-2-8-4-id/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 22:36:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mambangun Nagari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, akhirnya situs Saniangbaka.org bermigrasi ke WordPress versi 2.8.4-ID, untuk menjaga ke-up-to-date-an sistem dan mengatasi permasalahan sekuritas yang selama ini agak mengkhawatirkan admin.
Diharapkan dengan tampilan baru ini, kepada seluruh penulis yang saat telah terdaftar di situs ini diharapkan untuk dapat beradaptasi, sambil kami mempersiapkan panduan pengiriman tulisan yang baru, namun bagi anda yang sudah terbiasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, akhirnya situs Saniangbaka.org bermigrasi ke WordPress versi 2.8.4-ID, untuk menjaga ke-up-to-date-an sistem dan mengatasi permasalahan sekuritas yang selama ini agak mengkhawatirkan admin.</p>
<p>Diharapkan dengan tampilan baru ini, kepada seluruh penulis yang saat telah terdaftar di situs ini diharapkan untuk dapat beradaptasi, sambil kami mempersiapkan panduan pengiriman tulisan yang baru, namun bagi anda yang sudah terbiasa dengan blog WordPress.com tentunya ini tidak akan menjadi permasalahan.</p>
<p>Terima Kasih</p>
<p>Admin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/11/06/akhirnya-saniangbaka-org-migrasi-ke-wordpress-v-2-8-4-id/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EUFORIA PULANG BASAMO</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/11/03/euforia-pulang-basamo/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/11/03/euforia-pulang-basamo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 03:19:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>phoenix83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pulang Basamo 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/11/03/euforia-pulang-basamo/</guid>
		<description><![CDATA[PUBAS&#8230;..??????????????
Dimana2 seantero indonesia atau pun dunia sekarang ini masyarakat Saniangbaka membicarakan acara pulang basamo&#8230;
Bilo tapeknyo pulang basano tahun bisuk (2010)&#8230;..?
Apo acaranyo yo waktu pulang basamo besok&#8230;?
Mungkin juga berapa mobil ya saniangbaka pulang basamo tahun besok&#8230;?
ada juga pakai motor bareng&#8230;(rencananya)
tapi sebelum itu apakah kondisi dari kampuang halaman pernah untuk di bicarakan, apakah ada pertanyaan2 seperti ini?
Apo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PUBAS&#8230;..??????????????</p>
<p>Dimana2 seantero indonesia atau pun dunia sekarang ini masyarakat Saniangbaka membicarakan acara pulang basamo&#8230;</p>
<p><em>Bilo tapeknyo pulang basano tahun bisuk (2010)&#8230;..?</em></p>
<p><em>Apo acaranyo yo waktu pulang basamo besok&#8230;?</em></p>
<p><em>Mungkin juga berapa mobil ya saniangbaka pulang basamo tahun besok&#8230;?</em></p>
<p>ada juga pakai motor bareng&#8230;(rencananya)<span id="more-153"></span></p>
<p>tapi sebelum itu apakah kondisi dari kampuang halaman pernah untuk di bicarakan, apakah ada pertanyaan2 seperti ini?</p>
<p><em>Apo yo yang ka awak sumbangan untuak tangaya yo&#8230;?</em></p>
<p><em>Apo acara yang &#8220;bermanfaat&#8221; yang ka wak adoan yo&#8230;?</em></p>
<p>Apakah pernah pertanyaan ini muncul sebelum acara pulang basamo di adoan?</p>
<p>Apakah acara pulang basamo tahun besok akan sama acaranya dengan pulang basamo tahun kemaren ya di antaranya&#8230;..</p>
<p><strong>gotong royong massal, mubes, batagak pangulu, maangkek gala, hiburan orgen, olah raga, dll, </strong></p>
<p>Kalau acaranya sama berarti pulang basamo tidak ada kemajuannya dan  berari <strong>saniangbaka tidak ada kemajuannya dalam 4 tahun</strong>.</p>
<p>Tapi sebelum pulang basamo ini diadakan, ada yang harus kita pikirkan terlebih dahulu, Apakah kampung halaman kita Saniangbaka sudah siap untuk melakukan hajatan besar ini.</p>
<p>Kalau dilihat dari kondisi sosial budaya masayarakat saniangbaka sekarang ini, mulai dari<em><strong> pemerintahan nagari, jorong ,  dan lembaga2</strong></em> yang ada maupun dengan masyarakat kampuang sendiri sepertinya sulit akan tecipta acara pulang basamo yang spektakuler, paling tinggi pencapaiannya ya sama seperti pulang basamo kemaren.</p>
<p>Masih ada yang harus diperbaiki kalau hasil pulang basamo jadi maksimal. Gimana mau pulang basamo,</p>
<p>kalau keadaan di<strong> kampung halaman tidak kompak</strong>.<br />
<strong>tidak ada lagi saling percaya.</strong>&#8230;<br />
<strong>tidak adanya koordinasi antar lembaga</strong> yang ada di kampung halaman&#8230;<br />
Kalau tidak percaya, paling tidak sudah banyak mendengar bagaimana kondisi sebenarnya saniangbaka sekarang ini&#8230;.<br />
Kalau keadaan kampuang halaman masih seperti sekarang ini waktu pulang basamo, niscaya hasilnya tidak akan memuaskan.</p>
<p>Masih ada waktu beberapa bulan lagi untuk memperbaikinya, semoga ini menjadi bahan pikiran kita semua yang membaca tulisan ini. mulai saat ini saya menghimbau kita semuanya, jangan sampai kita menutup mata bahwa ada masalah yang lebih besar yang harus diselesaikan terlebih dahulu di kampung halaman sebelum acara pulang basamo di adakan. dan itu harus kita cari jalan keluarnya bersama-sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/11/03/euforia-pulang-basamo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IWS Solo Galang Dana Bantuan 2,6 Jt.</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/10/30/iws-solo-galang-dana-bantuan-26-jt/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/10/30/iws-solo-galang-dana-bantuan-26-jt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 01:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Barito Nagari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/10/30/iws-solo-galang-dana-bantuan-26-jt/</guid>
		<description><![CDATA[Saniangbaka.org, Padang. Pada hari minggu, 25 Oktober saya mendapatkan telp dari sebuah nomor HP yang belum saya kenal di Phonebook, namun satu hal yang pasti berasal dari seri nomor Telkomsel daerah Jawa. Setelah saya angkat ternyata yang menelpon adalah kemenakan saya yang merantau di Solo, Elsa anak dari Pak Kari &#8211; Yanizar (Sikumbang) yang menginformasikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saniangbaka.org, Padang</strong>. Pada hari minggu, 25 Oktober saya mendapatkan telp dari sebuah nomor HP yang belum saya kenal di Phonebook, namun satu hal yang pasti berasal dari seri nomor Telkomsel daerah Jawa. Setelah saya angkat ternyata yang menelpon adalah kemenakan saya yang merantau di Solo, Elsa anak dari Pak Kari &#8211; Yanizar (Sikumbang) yang menginformasikan bahwa warga Saniangbaka yang ada di Solo juga tengah menggalang dana bantuan &#8220;<em><strong>paubek tangih</strong></em>&#8221; bagi korban gempa di Padang, yang dalam waktu 1-2 hari akan segera di kabarkan dan di kirimkan ke Padang.</p>
<p>Setelah menunggu selama 2 hari, akhirnya pada hari Rabu, 28 Oktober saya mendapatkan telp dari Sdr Yanto, selaku koordinator pengumpul dana di Solo, bahwa pagi itu beliau akan mengirimkan dana bantuan dari IWS Solo, sebesar Rp. 2,6 Juta, dengan harapan semoga dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi warga Saniangbaka di Padang. Terima Kasih Saudaraku. (Mhd. Adri)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/10/30/iws-solo-galang-dana-bantuan-26-jt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Group H. Jon Helmi serahkan 15 ton bahan Pangan di Pariaman</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/10/30/group-h-jon-helmi-serahkan-15-ton-bahan-pangan-di-pariaman/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/10/30/group-h-jon-helmi-serahkan-15-ton-bahan-pangan-di-pariaman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 01:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Barito Nagari]]></category>
		<category><![CDATA[Kaba dari Rantau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/10/30/group-h-jon-helmi-serahkan-15-ton-bahan-pangan-di-pariaman/</guid>
		<description><![CDATA[Saniangbaka.org, Saniangbaka. Pada tanggal 20 &#8211; 22 Oktober 2009 yang lalu, saya berkesempatan dalam melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Negeri 1 dan 2 Solok sebagai salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kesempatan selama 3 hari di Solok ini saya manfaatkan untuk menikmati suasana kampung halaman dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saniangbaka.org, Saniangbaka</strong>. Pada tanggal 20 &#8211; 22 Oktober 2009 yang lalu, saya berkesempatan dalam melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Negeri 1 dan 2 Solok sebagai salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kesempatan selama 3 hari di Solok ini saya manfaatkan untuk menikmati suasana kampung halaman dengan menginap di kampung.</p>
<p>Kebetulan pada tanggal 21 oktober saya pergi Huller Matahari untuk mengambil beras hasil panen sawah sebelumnya sebagai bekal sembako di Padang, namun pada sore itu terlihat aktifitas di huller tampak agak padat dari biasanya, begitu banyak mobil Pick-Up hilir mudik mengangkut beras. Akhirnya sambil bercengkrama saya coba untuk menggali informasi dari salah seorang sopir pickup tersebut dan Alhamdulillah ternyata kembali ada dermawan Saniangbaka yang turun tangan dalam membantu saudaranya yang tertimpa musibah.<span id="more-120"></span></p>
<p>Adalah group bisnis H. Jon Helmi yang berbasis di Indonesia bagian timur, berdasarkan informasi dari  supir tersebut telah menyumbangkan bahan pangan untuk korban gempa di daerah Padang Pariaman yang berjumlah 15 Ton yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula dan sebagainya, yang kemudian langsung di bungkus kembali menjadi ukuran kantong plastik yang siap untuk diserahkan secara langsung kepada calon penerima, yang masing-masing kantong berisi paket beras, minyak goreng, gula dan sebagainya sebagai bahan pangan yang dapat dimanfaatkan oleh para korban.</p>
<p>Berdasarkan informasi tersebut, pada saat itu sudah merupakan hari ketiga bagi mereka dalam mendistribusikan bantuan pangan secara langsung ke Padang Pariaman. (Mhd. Adri)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/10/30/group-h-jon-helmi-serahkan-15-ton-bahan-pangan-di-pariaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akibat Gempa Bagi Warga Saniangbaka di Padang</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/10/27/akibat-gempa-bagi-warga-saniangbaka-di-padang/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/10/27/akibat-gempa-bagi-warga-saniangbaka-di-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deri Yandri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaba dari Rantau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/10/27/akibat-gempa-bagi-warga-saniangbaka-di-padang/</guid>
		<description><![CDATA[Inilah Data Hasil survey Tim Relawan IWS Padang
Survey dilakukan berdasarkan Informasi yang didapatkan kondisi kerusakan parah
Rumah dan Ruko :
Hamdani Dt Rangkayo Basa
Alamat : Jl. By Pass Baru Km 9,5 No. 2 Kalumbuk Padang
Kondisi : Ruko 4 tingkat tidak layak digunakan, konstruksi miring dan hancur, diperkirakan mengalami kerugian 4 M

Rumah :
DR. Alirman Hamzah
Alamat : Pasir Putih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Inilah Data Hasil survey Tim Relawan IWS Padang</strong></p>
<p>Survey dilakukan berdasarkan Informasi yang didapatkan kondisi kerusakan parah</p>
<p>Rumah dan Ruko :</p>
<p><strong>Hamdani Dt Rangkayo Basa</strong></p>
<p>Alamat : Jl. By Pass Baru Km 9,5 No. 2 Kalumbuk Padang</p>
<p>Kondisi : Ruko 4 tingkat tidak layak digunakan, konstruksi miring dan hancur, diperkirakan mengalami kerugian 4 M</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/dsc03421.thumbnail.JPG" alt="dsc03421.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/hamdani5.thumbnail.JPG" alt="hamdani5.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/dsc03423.thumbnail.JPG" alt="dsc03423.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/hamdani9.thumbnail.JPG" alt="hamdani9.JPG" /><span id="more-130"></span></p>
<p>Rumah :</p>
<p>DR. Alirman Hamzah</p>
<p>Alamat : Pasir Putih W 13 Padang</p>
<p>Kondisi : Rumah Belah. Lantai turun dan pecah mengeluarkan lupur hitam sehingga tidak layak digunakan</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/17102009065.thumbnail.jpg" alt="17102009065.jpg" /> <img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0006.thumbnail.JPG" alt="phot0006.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0001.thumbnail.JPG" alt="phot0001.JPG" /></p>
<p>Rumah dan Ruko :</p>
<p><strong>Adi Helmi</strong></p>
<p>Alamat : Jl By Pass Km 6 n0 8 Lubeg Padang</p>
<p>Kondisi : Rumah dan ruko 3 lantai, lanati 1 dinding pecah dan sebagian tiang rusak</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0016.thumbnail.JPG" alt="phot0016.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/17102009082.thumbnail.jpg" alt="17102009082.jpg" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/17102009088.thumbnail.jpg" alt="17102009088.jpg" /></p>
<p>Rumah :</p>
<p><strong>Mufti Anshari Mukramin</strong></p>
<p>Alamat : Komp Pilano Jaya  Blok AA 2 No 5 Parak Karakah Padang</p>
<p>Kondisi : sebagian besar dinding bagian atas runtuh, terlihat sebagian sudah direnivasi dengan dipasang bata baru dan ditutupi triplek, gempa juga mengakibatkan toko ikan keringnya dipasar raya terbakar</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/an3.thumbnail.JPG" alt="an3.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0012.thumbnail.JPG" alt="phot0012.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/an5.thumbnail.JPG" alt="an5.JPG" /></p>
<p>Rumah dan Toko :</p>
<p><strong>Tarmizi</strong></p>
<p>Alamat : Jl Abdul Muis 18 E Padang</p>
<p>Kondisi : Rumah sebagian besar hancur, perabot dan pakaian, beras dagangan sebagian tertimbun</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0009.thumbnail.JPG" alt="phot0009.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0010.thumbnail.JPG" alt="phot0010.JPG" /></p>
<p>Rumah :</p>
<p><strong>Aflioni Aziz ( To On )</strong></p>
<p>Alamat : Komp. Melati Arena Tama Blok S No 5 Sei Lareh</p>
<p>Kondisi : satu blok dinding rumahnya yangbersambung dengan rumah tetangganya yang rubuh lepas dari tiang, sehingga harus diruntuhkan dan diganti dengan diding yang baru</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/phot0025.thumbnail.JPG" alt="phot0025.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/dsc03427.thumbnail.JPG" alt="dsc03427.JPG" /></p>
<p>Toko :</p>
<p><strong>M. Sobri</strong></p>
<p>Alamat : Simp Kampus IAIN Imam Bonjol lb. lintah Padang</p>
<p>Kondisi : ruko ini bertingkat, dibagian atas tempat tinggal pemilik ruko, sebagian besar diding retak berat dan tiang juga rusak.  kerusakan ini mengakibatkan aktivitas jualan terhenti dan terganggu sampai diselesaikan proses renovasinya. gempa juga mengakibatkan ada etalase pecah dan barang daganganya berserakan.</p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/sobri5.thumbnail.JPG" alt="sobri5.JPG" /><img src="http://saniangbaka.org/wp-content/uploads/2009/10/sobri6.thumbnail.JPG" alt="sobri6.JPG" /></p>
<p>Rumah :</p>
<p><strong>Yesi Lusiana Bachdar</strong></p>
<p>informasi yang didapatkan dari bapaknya ( Bachdar) kondisi rumah anakanya cukup parah, banyak diindin, dan teras rumahnya rubuh</p>
<p>Ruko :</p>
<p><strong>Alexander Boy</strong></p>
<p>satu blok dinding dari depan kebelakang lepas dari tiang, yang paling memprihatinkan pasar penampungan dibangun didepan toko bunganya sehingga menutupi akses jalan, omset turun drastis 80 % lebih, mungkin dalam waktu yang cukup lama.</p>
<p><strong>Ishlah</strong></p>
<p>tokonya di pasar saya ikut terbakar</p>
<p><strong>Ridwan/Yel</strong></p>
<p>Tokonya di pasar ikut terbakar</p>
<p>untuk sementara inilah data yang dapat saya oinformasikan. kami Warga Saniangbaka yang ada di Padang mengucapkan banyak terima kasih kepada saudara kita yang ada dirantau yang telah ikut menyumbang, bantuannya dirasakan sekali manfaatnya oleh warga</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/10/27/akibat-gempa-bagi-warga-saniangbaka-di-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan Gempa dari IWS Sudah Disalurkan oleh Tim Relawan</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/10/22/bantuan-gempa-dari-iws-sudah-disalurkan-oleh-tim-relawan/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/10/22/bantuan-gempa-dari-iws-sudah-disalurkan-oleh-tim-relawan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 04:42:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andisaputra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaba dari Rantau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/10/22/bantuan-gempa-dari-iws-sudah-disalurkan-oleh-tim-relawan/</guid>
		<description><![CDATA[ 
  
Perhatian dan empati mengalir tiada henti terhadap korban gempa, terbukti dengan banyaknya bantuan yang masuk sejak hari pertama pasca gempa. Tidak ketinggalan pula anggota IWS dari berbagai cabang di seluruh Nusantara terhadap Saudara-saudaranya yang ada di Padang. Menindaklanjuti hal tersebut pada tanggal 13 Oktober 2009 diadakan rapat di rumah ketua IWS Padang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <!--[if !mso]&amp;gt;  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);}  &amp;lt;![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]&amp;gt;     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                   &amp;lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&amp;gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                &amp;lt;![endif]--> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoCaption, li.MsoCaption, div.MsoCaption 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:35; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:9.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:#4F81BD; 	font-weight:bold;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --> <!--[if gte mso 10]&amp;gt;   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}  &amp;lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&amp;gt;       &amp;lt;![endif]--></p>
<p>Perhatian dan empati mengalir tiada henti terhadap korban gempa, terbukti dengan banyaknya bantuan yang masuk sejak hari pertama pasca gempa. Tidak ketinggalan pula anggota IWS dari berbagai cabang di seluruh Nusantara terhadap Saudara-saudaranya yang ada di Padang. Menindaklanjuti hal tersebut pada tanggal 13 Oktober 2009 diadakan rapat di rumah ketua IWS Padang Tasman Datuk Tan Manggagar, untuk membentuk tim survey/relawan gempa yang akan melakukan pendataan terhadap korban gempa, sekaligus menjadi panitia pendistribusian bantuan. Pada saat itu diperoleh kesepakatan, bahwasanya sebelum bantuan diserahkan terlebih dahulu dilakukan survey ke rumah-rumah anggota yang mengalami kerusakan akibat gempa.</p>
<p>Berdasarkan data tim relawan IWS Padang sampai tanggal 16 Oktober 2009, telah terkumpul bantuan dalam bentuk uang yang berasal dari sumbangan beberapa cabang IWS di perantauan dan bantuan pribadi sejumlah Rp. 35.267.000,-, disamping bantuan sembako dari IWS Solok yang diserahkan sehari pasca gempa.<span id="more-125"></span></p>
<p><img src="http://saniangbaka.org/wp-admin/Perhatian%20dan%20empati%20mengalir%20tiada%20henti%20terhadap%20korban%20gempa,%20terbukti%20dengan%20banyaknya%20bantuan%20yang%20masuk%20sejak%20hari%20pertama%20pasca%20gempa.%20Tidak%20ketinggalan%20pula%20anggota%20IWS%20dari%20berbagai%20cabang%20di%20seluruh%20Nusantara%20terhadap%20Saudara-saudara%20yang%20ada%20di%20Padang.%20Menindaklanjuti%20hal%20tersebut%20pada%20tanggal%2013%20Oktober%202009%20diadakan%20rapat%20di%20rumah%20ketua%20IWS%20Padang%20Tasman%20Datuk%20Tan%20Manggagar,%20untuk%20membentuk%20tim%20survey/relawan%20gempa%20yang%20akan%20melakukan%20pendataan%20terhadap%20korban%20gempa,%20sekaligus%20menjadi%20panitia%20pendistribusian%20bantuan.%20Pada%20saat%20itu%20diperoleh%20kesepakatan,%20bahwasanya%20sebelum%20bantuan%20diserahkan%20terlebih%20dahulu%20dilakukan%20survey%20ke%20rumah-rumah%20anggota%20yang%20mengalami%20kerusakan%20akibat%20gempa.%20%20Berdasarkan%20data%20tim%20relawan%20IWS%20Padang%20sampai%20tanggal%2016%20Oktober%202009,%20telah%20terkumpul%20bantuan%20dalam%20bentuk%20uang%20yang%20berasal%20dari%20sumbangan%20beberapa%20cabang%20IWS%20di%20perantauan%20dan%20bantuan%20pribadi%20sejumlah%20Rp.%2035.267.000,-,%20disamping%20bantuan%20sembako%20dari%20IWS%20Solok%20yang%20diserahkan%20sehari%20pasca%20gempa.%20%20%20%20%20Tim%20Relawan%20Gempa%20IWS%20Padang%20dari%20kiri,%20M.Sobri,%20Eka%20karjoni,%20Abel%20Tasman,%20Andi%20Saputra,%20Deri%20Andri.%20Pada%20hari%20Sabtu,%20tanggal%2017%20Oktober%202009,%20tim%20relawan%20yang%20terdiri%20dari%20%20Abel%20Tasman,%20%E2%80%9Cyang%20merupakan%20sekretaris%20Komisi%20IV%20DPRD%20Tingkat%20I%20Sumbar%E2%80%9D,%20Andi%20Saputra,%20Deri%20Andri,%20Eka%20Karjoni%20dan%20M%20Sobri,%20mulai%20bergerak%20untuk%20melakukan%20pendataan%20terhadap%20rumah/toko%20warga%20mengalami%20kerusakan%20sesuai%20dengan%20laporan%20dari%20anggota%20pada%20beberapa%20hari%20sebelumnya.%20Sekaligus%20membagian%20sembako%20yang%20masih%20tersisa%20kepada%20korban%20yang%20belum%20sempat%20menjemputnya%20ke%20posko%20%E2%80%9Cyang%20berada%20di%20Ruko%20Area%20Motor%20Bypass%20Lubeg.%E2%80%9D%20%20Mengingat%20keterbatasan%20waktu,%20pendataan%20lebih%20diutamakan%20terhadap%20korban%20yang%20mengalami%20kerusakan%20cukup%20parah.%20Setelah%20seharian%20bekerja,%20ternyata%20memang%20ada%20beberapa%20rumah%20warga%20yang%20mengalami%20kerusakan%20cukup%20parah,%20seperti%20rumah%20Bapak%20Dr.%20Alirman%20Hamzah,%20Tarmizi,%20dan%20An%20%28anak%20Bpk%20Mukramin%29.%20Serta%20dua%20buah%20ruko,%20yaitu%20ruko%20milik%20Adi%20Helmi%20%28Area%20Motor%29,%20dan%20Hamdani%20Dt.Rangkayo%20Basa.%20Yang%20terakhir%20kerusakannya%20sangat%20parah%20dan%20tidak%20layak%20lagi%20untuk%20ditempati,%20karena%20tiang-tiang%20dari%20bangunan%20yang%20terdiri%20empat%20lantai%20tersebut%20telah%20miring%20dan%20sangat%20rawan%20untuk%20ditempati.%20Data%20korban%20selengkapnya%20dapat%20dilihat%20pada%20tabel.%20Untuk%20korban%20jiwa,%20alhamdulillah%20tidak%20dari%20anggota%20IWS%20Padang.%20Bantuan%20dibagikan%20pada%20acara%20Arisan%20IWS%20%20%20Bundo%20Kanduang%20peserta%20arisan%20IWS%20Padang%20%20Pendistribusian%20bantuan%20diserahkan%20pada%20acara%20arisan%20bulanan%20IWS%20Padang%20yang%20kebetulan%20diadakan%20sehari%20setelah%20survey%20dilakukan,%20yaitu%20pada%20hari%20minggu%20tanggal%2018%20Oktober%202009,%20bertempat%20dirumah%20Ica%20Ja%E2%80%99far%20yang%20beralamat%20di%20Jl.%20Salak%20No.%204%20Purus%20Kabun.%20Arisan%20tersebut%20%20dijadikan%20sebagai%20ajang%20silaturahmi%20dan%20saling%20berbagai%20terkait%20dengan%20musibah%20gempa%20yang%20menimpa.%20Hadir%20pada%20acara%20tersebut%20sekitar%2050%20KK%20dari%20perkiraan%20100%20KK%20warga%20Saniangbaka%20yang%20ada%20di%20Padang.%20%20Belajar%20dari%20pengalaman%20gempa%20di%20kampuang,%20pada%20tahun%202007%20yang%20lalu,%20dimana%20bantuan%20baru%20dibagikan%20dua%20tahun%20setelah%20gempa%20terjadi,%20dan%20penerima%20bantuanpun%20tidak%20tepat%20sasaran.%20Akhirnya%20Tim%20dari%20IWS%20Padang%20mengambil%20keputusan%20untuk%20%20langsung%20membagikan%20bantuan%20kepada%20seluruh%20anggota%20IWS%20yang%20ada%20di%20Padang%20pada%20acara%20arisan%20tersebut.%20%20Supaya%20bantuan%20tepat%20sasaran,%20pola%20pendistribusian%20bantuan%20dilakukan%20dengan%20lebih%20memprioritaskan%20kepada%20mereka%20yang%20rumahnya%20mengalami%20kerusakan%20yang%20cukup%20parah%20dan%20%20usahanya%20terganggu%20akibat%20gempa,%20seperti%20ada%20beberapa%20anggota%20%20yang%20berdagang%20di%20Pasar%20Raya,%20%E2%80%9Cyang%20terbakar%20dan%20runtuh%20akibat%20gempa.%E2%80%9D%20Walaupun%20rumahnya%20tidak%20mengalami%20kerusakan%20akan%20tetapi%20usahanya%20menjadi%20lumpuh.%20Banyaknya%20bantuan%20yang%20masuk%20dari%20Sanak%20Saudara%20yang%20ada%20di%20perantauan%20menjadi%20berkah%20bagi%20para%20anggota%20yang%20hadir.%20Karena%20setelah%20didistribusikan,%20akhirnya%20semua%20anggota%20dapat%20menikmati%20bantuan.%20Anggota%20yang%20hadir%20sangat%20berterima%20kasih%20atas%20bantuan%20yang%20telah%20diberikan.%20Seperti%20yang%20disampaikan%20oleh%20Bujang,%20yang%20tempat%20usahanya%20di%20Pasar%20Raya%20runtuh%20terkena%20gempa,%E2%80%9Dbantuan%20ko%20sangaik%20gadang%20bana%20manfaatnyo%20disaat%20takah%20iko%20mah,%20ambo%20ndak%20tau%20kama%20ka%20mangadu%20lai%20rah,%20karano%20usaho%20lah%20mati,%20lai%20dicubo%20mangambanga%20lapik%20di%20pasa%20tapi%20kasarat%20se%20lai%20nyeh,%20karano%20urang%20nan%20ka%20mambali%20tu%20lo%20nan%20ndak%20ado%20lai%20rah.%E2%80%9D%20Bukan%20saja%20kerusakan%20secara%20fisik%20yang%20harus%20ditanggung,%20beban%20hidup%20pun%20jauh%20melambung%20tinggi.%20Kebutuhan%20pokok%20menjadi%20sulit%20didapat,%20sehingganya%20harga-harga%20menjadi%20tidak%20terkendali.%20%20Dalam%20kesempatan%20tersebut%20ketua%20IWS%20Padang,%20juga%20mengucapkan%20terima%20kasih%20kepada%20para%20dunsanak%20yang%20ada%20diperantauan%20atas%20bantuan%20dan%20empati%20yang%20telah%20diberikan%20kepada%20kami%20warga%20IWS%20Padang.%20Semoga%20apa%20yang%20telah%20diberikan%20menjadi%20amal%20shaleh%20hendaknya,%20dan%20bermanfaat%20bagi%20warga%20yang%20menerima%20bantuan.%20Dan%20juga%20kami%20mendo%E2%80%99akan%20semoga%20para%20dunsanak%20yang%20ada%20diperantauan%20dilebihkan%20rezkinya%20oleh%20Allah%20di%20masa%20yang%20akan%20datang.%20%28AS%29" align="left" /><img src="http://pic80.picturetrail.com/VOL2124/10174940/22633063/376322550.jpg" width="387" height="290" /></p>
<p>Tim Relawan Gempa IWS Padang dari kiri, M.Sobri, Eka karjoni, Abel Tasman, Andi Saputra, Deri Andri.</p>
<p>Pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2009, tim relawan yang terdiri dari  Abel Tasman, “yang merupakan sekretaris Komisi IV DPRD Tingkat I Sumbar”, Andi Saputra, Deri Andri, Eka Karjoni dan M Sobri, mulai bergerak untuk melakukan pendataan terhadap rumah/toko warga mengalami kerusakan sesuai dengan laporan dari anggota pada beberapa hari sebelumnya. Sekaligus membagian sembako yang masih tersisa kepada korban yang belum sempat menjemputnya ke posko “yang berada di Ruko Area Motor Bypass Lubeg.”</p>
<p><!--more-->Mengingat keterbatasan waktu, pendataan lebih diutamakan terhadap korban yang mengalami kerusakan cukup parah. Setelah seharian bekerja, ternyata memang ada beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah, seperti rumah Bapak Dr. Alirman Hamzah, Tarmizi, dan An (anak Bpk Mukramin). Serta dua buah ruko, yaitu ruko milik Adi Helmi (Area Motor), dan Hamdani Dt.Rangkayo Basa. Yang terakhir kerusakannya sangat parah dan tidak layak lagi untuk ditempati, karena tiang-tiang dari bangunan yang terdiri empat lantai tersebut telah miring dan sangat rawan untuk ditempati. Data korban selengkapnya dapat dilihat pada tabel. Untuk korban jiwa, alhamdulillah tidak dari anggota IWS Padang.</p>
<p><strong>Bantuan dibagikan pada acara Arisan IWS</strong></p>
<p><!--[if gte vml 1]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<p>Pendistribusian bantuan diserahkan pada acara arisan bulanan IWS Padang yang kebetulan diadakan sehari setelah survey dilakukan, yaitu pada hari minggu tanggal 18 Oktober 2009, bertempat dirumah Ica Ja’far yang beralamat di Jl. Salak No. 4 Purus Kabun. Arisan tersebut  dijadikan sebagai ajang silaturahmi dan saling berbagai terkait dengan musibah gempa yang menimpa. Hadir pada acara tersebut sekitar 50 KK dari perkiraan 100 KK warga Saniangbaka yang ada di Padang.</p>
<p>Belajar dari pengalaman gempa di kampuang, pada tahun 2007 yang lalu, dimana bantuan baru dibagikan dua tahun setelah gempa terjadi, dan penerima bantuanpun tidak tepat sasaran. Akhirnya Tim dari IWS Padang mengambil keputusan untuk  langsung membagikan bantuan kepada seluruh anggota IWS yang ada di Padang pada acara arisan tersebut.</p>
<p>Supaya bantuan tepat sasaran, pola pendistribusian bantuan dilakukan dengan lebih memprioritaskan kepada mereka yang rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah dan  usahanya terganggu akibat gempa, seperti ada beberapa anggota  yang berdagang di Pasar Raya, “yang terbakar dan runtuh akibat gempa.” Walaupun rumahnya tidak mengalami kerusakan akan tetapi usahanya menjadi lumpuh. Banyaknya bantuan yang masuk dari Sanak Saudara yang ada di perantauan menjadi berkah bagi para anggota yang hadir. Karena setelah didistribusikan, akhirnya semua anggota dapat menikmati bantuan. Anggota yang hadir sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Seperti yang disampaikan oleh Bujang, yang tempat usahanya di Pasar Raya runtuh terkena gempa,”<em>bantuan ko sangaik gadang bana manfaatnyo disaat takah iko mah, ambo ndak tau kama ka mangadu lai rah, karano usaho lah mati, lai dicubo mangambanga lapik di pasa tapi kasarat se lai nyeh, karano urang nan ka mambali tu lo nan ndak ado lai rah.” </em>Bukan saja kerusakan secara fisik yang harus ditanggung, beban hidup pun jauh melambung tinggi. Kebutuhan pokok menjadi sulit didapat, sehingganya harga-harga menjadi tidak terkendali.</p>
<p><!--[if gte vml 1]&amp;gt;     &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->Dalam kesempatan tersebut ketua IWS Padang, juga mengucapkan terima kasih kepada para dunsanak yang ada diperantauan atas bantuan dan empati yang telah diberikan kepada kami warga IWS Padang. Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal shaleh hendaknya, dan bermanfaat bagi warga yang menerima bantuan. Dan juga kami mendo’akan semoga para dunsanak yang ada diperantauan dilebihkan rezkinya oleh Allah di masa yang akan datang.(Andi Saputra)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/10/22/bantuan-gempa-dari-iws-sudah-disalurkan-oleh-tim-relawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Duta Minang Group bantu Korban Gempa di Pariaman</title>
		<link>http://saniangbaka.org/2009/10/22/duta-minang-group-bantu-korban-gempa-di-pariaman/</link>
		<comments>http://saniangbaka.org/2009/10/22/duta-minang-group-bantu-korban-gempa-di-pariaman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaba dari Rantau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saniangbaka.org/2009/10/22/duta-minang-group-bantu-korban-gempa-di-pariaman/</guid>
		<description><![CDATA[Saniangbaka.org, Padang. Pada tanggal 14 Oktober yang lalu, setelah melakukan peninjauan ke lokasi gempa kota Padang dan Pariaman, dan menyerahkan bantuan gempa kepada warga Saniangbaka yang ada di Padang, selanjutnya tim dari Jogjakarta melanjutkan perjalanan ke daerah permukiman masyarakat yang terkena musibah gempa di daerah kabupaten Padang Pariman yang berada di kaki gunung Sago dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saniangbaka.org, Padang</strong>. Pada tanggal 14 Oktober yang lalu, setelah melakukan peninjauan ke lokasi gempa kota Padang dan Pariaman, dan menyerahkan bantuan gempa kepada warga Saniangbaka yang ada di Padang, selanjutnya tim dari Jogjakarta melanjutkan perjalanan ke daerah permukiman masyarakat yang terkena musibah gempa di daerah kabupaten Padang Pariman yang berada di kaki gunung Sago dalam rangka untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Perjalanan kali ini, mewakili keluarga besar &#8220;Duta Minang Group&#8221; Jogjakarta yang dipimpin langsung oleh salah seorang pimpinan Duta Minang H. Arlof. Besar dana yang terkumpul dari keluarga besar Duta Minang Group ini yang akan diserahkan kepada korban Gempa Pariaman adalah Rp. 15.000.000,- (<em>lima belas juta rupiah</em>).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saniangbaka.org/2009/10/22/duta-minang-group-bantu-korban-gempa-di-pariaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
